Rabu, 27 Februari 2008

Warta Budaya dan Sastra

Warta Budaya dan Sastra

Pameran Lukisan 27 Perupa
Dua puluh tujuh (27) perupa ambil peran dalam pameran lukisan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang 28 Februari-3 Maret 2008. Dalam rangka ulangtahun ke-15 kota industri ini, ke-27 pelukis meramaikannya dengan memajang karya bertajuk 'Nuansa Damai Dalam Goresan'.
Menurut cacatan saya, tak ada yang baru dalam lompatan estetis teman-teman pelukis ini dari cerita lama lukisan mereka yang kerap digelar di Tangerang. Saya juga melihat tak ada tema kecil atau kekhasan yang diusung.
Kalau boleh saya mengatakan, pameran ini sekadar 'nimbrung' memeriahkan hari ulang tahun saja. Dan maaf jika kukatakan untuk membuat Pak Wali Kota senang, tersirat atau tersurat bukti rasa senang itu dengan ditampilkannya wajah sumringah Pak Wahidin Halim pada leaflet peserta pameran.
"Mau pilkada layak untuk bernuansa damai,"ujar Kaunang, pegawai pemda yang ikut menggagas acara pameran.
Terlepas dari semua sangkaan, pameran itu layak untuk dinikmati syukur-syukur dibeli. Membeli bukan karena rasa senang terhadap lukisan saja tetapi juga sebuah penghargaan terhadap karya.
Salut saya untuk Mas Lilik Subekti yang semangat berpameran. Kangen saya untuk Bunda Lasmi Ebby Jauhari yang setelah melihat tiga lukisan cat air Bunda sejuk nian hati ini. Saya sangat terpukau dengan 'Romantisme Jingga' karya Bunda lho.
Juga pelukis yang lain, ada Sholeh Pati. Meski serem karya lukisnya tetapi toh menggoda untuk tetap sedap dipandang. Pun yang lain sekali lagi selamat dan sukses. Salam super dahsyat: Ayu Cipta

Tidak ada komentar: